IDEOLOGI JERMAN



Kata Pengantar


Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan rahmat, karunia, serta taufik dan hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan makalah tentang Pemanfaatan Plastik Sebagai Barang Berguna ini dengan baik meskipun banyak kekurangan didalamnya. Dan juga kami berterima kasih pada Ibu Any Natalia selaku Dosen mata kuliah Pendidikan Pancasila yang telah memberikan tugas ini kepada kami.

       Kami sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam rangka menambah wawasan serta pengetahuan kita mengenai dampak yang ditimbulkan dari sampah, dan juga bagaimana membuat sampah menjadi barang yang berguna. Kami juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam makalah ini terdapat kekurangan dan jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu, kami berharap adanya kritik, saran dan usulan demi perbaikan makalah yang telah kami buat di masa yang akan datang, mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa saran yang membangun.

       Semoga makalah sederhana ini dapat dipahami bagi siapapun yang membacanya. Sekiranya laporan yang telah disusun ini dapat berguna bagi kami sendiri maupun orang yang membacanya. Sebelumnya kami mohon maaf apabila terdapat kesalahan kata-kata yang kurang berkenan dan kami memohon kritik dan saran yang membangun dari Anda demi perbaikan makalah ini di waktu yang akan datang.




Bekasi, Oktober  2017


Gunadarma


BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pada hakikatnya manusia hidup dalam wilayah dan kesatuan yang berbeda beda. Kesatuan tersebut diciptakan dalam sebuah wadah yaitu Negara. Dalam pelaksanaanya, sebagian besar Negara memiliki dasar, keyakinan, cita-cita ataupun tujuan untuk mendirikan sebuah Negara yang maju serta terpandang.
Masyarakat mengartikan tujuan tersebut sebagai sebuah ideologi bagi Negara. Tetapi dengan berkembangnya pola pemikiran tokoh-tokoh besar dalam suatu Negara, ataupun dengan kemajuan suatu Negara itu sendiri, Ideologi menjadi terbagi atas beberapa macam, diantaranya ialah ideologi Kapitalisme, Sosialisme Komunisme, Fasisme, atau bahkan Pragmatisme (tidak memiliki ideologi/anti ideologi)
Setiap Ideologi memiliki cara tujuan, cara tersendiri, sehingga dapat menjalankan Negaranya. Namun dari beberapa ideologi, masih terdapat berbagai pendapat yang pro ataupun kontra terhadap adanya ideologi tersebut salah satu contohnya ialah Ideologi germany. Oleh karena itu makalah ini disusun dengan judul “Ideologi Jerman” untuk lebih memahami ideologi fasisme dalam suatu Negara.
B.Rumusan Masalah
1.      Perbedaan apasajakah yang terdapat pada sistem-sistem (ekonomi, politik, sosial, dll.) yang diterapkan oleh Jerman pada masa sebelum dan setelah modern?
2.      Langkah apa saja yang menjadikan negara Jerman sebagai Negara maju?

C.Tujuan Penulisan
1.      Mengetahui perbedaan-perbedaan yang terlihat antara sistem-sistem sebelum dan setelah negara Jerman modern.
2.       Mencari tahu langkah-langkah negara Jerman sehingga mampu mempertahankan eksistensinya di dunia internasional dari dahulu hingga saat ini.
3.      Mengetahui secara ringkas bentuk dan sejarah negara Jerman.
 


BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
Pegertian Ideologi
Pengertian Ideologi menurut beberapa ahli adalah debagai berikut;
Pengertian Ideologi - Ideologi berasal dari kata yunani yaitu iden yang berarti melihat, atau idea yang berarti raut muka, perawakan, gagasan buah pikiran dan kata logi yang berarti ajaran. Dengan demikian ideologi adalah ajaran atau ilmu tentang gagasan dan buah pikiran atau science des ideas (AL-Marsudi, 2001:57).

Puspowardoyo (1992) menyebutkan bahwa ideologi dapat dirumuskan sebagai komplek pengetahuan dan nilai secara keseluruhan menjadi landasan seseorang atau masyarakat untuk memahami jagat raya dan bumi seisinya serta menentukan sikap dasar untuk mengolahnya. Berdasarkan pemahaman yang dihayatinya seseorang dapat menangkap apa yang dilihat benar dan tidak benar, serta apa yang dinilai baik dan tidak baik.

Menurut pendapat Harol H. Titus. Definisi dari ideologi adalah: Aterm used for any group of ideas concerning various political and aconomic issues and social philosophies often applied to a systematic scheme of ideas held by groups or classes, artinya suatu istilah yang digunakan untuk sekelompok cita-cita mengenai bebagai macam masalah politik ekonomi filsafat sosial yang sering dilaksanakan bagi suatu rencana yang sistematis tentang suatu cita-cita yang dijalankan oleh kelompok atau lapisan masyarakat.

Pengertian Ideologi menurut Ibnu Sina adalah Mabda’ secara etimologis adalah mashdar mimi dari kata bada’ayabdau bad’an wa mabda’an yang berarti permulaan. Secara terminologis berarti pemikiran mendasar yang dibangun diatas pemikiran-pemikiran (cabang )[dalam Al-Mausu’ah al-Falsafiyah, entry al-Mabda’]. Al-Mabda’(ideologi) : pemikiran mendasar (fikrah raisiyah) dan patokan asasi (al-qaidah al-asasiyah) tingkah laku. Dari segi logika al-mabda’ adalah pemahaman mendasar dan asas setiap peraturan. Secara garis besar dapat disimpulkan bahwa Ideologi(mabda’) adalah pemikiran yang mencakup konsepsi mendasar tentang kehidupan dan memiliki metode untuk merasionalisasikan pemikiran tersebut berupa fakta, metode menjaga pemikiran tersebut agar tidak menjadi absurd dari pemikiran-pemikiran yang lain dan metode untuk menyebarkannya.

Sehingga dalam Konteks definisi ideologi inilah tanpa memandang sumber dari konsepsi Ideologi, maka Islam adalah agama yang mempunyai kualifikasi sebagai Ideologi dengan padanan dari arti kata Mabda’ dalam konteks bahasa arab.

Apabila kita telusuri seluruh dunia ini, maka yang kita dapati hanya ada tiga ideologi (mabda’). Yaitu Kapitalisme, Sosialisme termasuk Komunisme, dan Islam. Untuk saat ini dua mabda pertama, masing-masing diemban oleh satu atau beberapa negara. Sedangkan mabda yang ketiga yaitu Islam, saat ini tidak diemban oleh satu negarapun, melainkan diemban oleh individu-individu dalam masyarakat. Sekalipun demikian, mabda ini tetap ada di seluruh penjuru dunia.

Sumber konsepsi ideologi kapitalisme dan Sosialisme berasal dari buatan akal manusia, sedangkan Islam berasal dari wahyu Allah SWT (hukum syara’).

Ibnu Sina mengemukakan masalah tentang ideologi dalam Kitab-nya "Najat", dia berkata:"Nabi dan penjelas hukum Tuhan serta ideologi jauh lebih dibutuhkan bagi kesinambungan ras manusia, dan bagi pencapaian manusia akan kesempurnaan eksistensi manusiawinya, ketimbang tumbuhnya alis mata, lekuk tapak kakinya, atau hal-hal lain seperti itu, yang paling banter bermanfaat bagi kesinambungan ras manusia, namun tidak perlu sekali." Al – Marsudi

Ideologi adalah ajaran atau ilmu tentang gagasan dan buah pikiran atau science des  ideasPuspowardoyo

      Menyebutkan bahwa ideologi dapat dirumuskan sebagai komplek pengetahuan dan nilai secara keseluruhan menjadi landasan seseorang atau masyarakat untuk memahami jagat raya dan bumi seisinya serta menentukan sikap dasar untuk mengolahnya. Berdasarkan pemahaman yang dihayatinya seseorang dapat menangkap apa yang dilihat benar dan tidak benar, serta apa yang dinilai baik dan tidak baik.

Harol H. Titus
      Ideologi adalah  suatu istilah yang digunakan untuk sekelompok cita-cita mengenai bebagai macam masalah politik ekonomi filsafat sosial yang sering dilaksanakan bagi suatu rencana yang sistematis tentang suatu cita-cita yang dijalankan oleh kelompok atau lapisan masyarakat.

Ali Syariati
      Mendefenisikan ideologi sebagai “keyakinan-keyakinan dan gagasan-gagasan yang ditaati oleh suatu kelompok, suatu klas sosial, suatu bangsa atau satu ras tertentu

Destutt de Tracy
      Mengartikan ideology sebagai “Science of ideas”, dimana didalamnya ideologi dijabarkan sebagai jumlah program yang diharapkan membawa perubahan institusional dalam suatu masyarakat.

Kirdi Dipoyudo
      Ideologi sebagai suatu kesatuan gagasan-gagasan dasar yang sistematis dan menyeluruh tentang manusia dan kehidupanya baik individual maupun sosial, termasuk kehidupan Negara.

Sastra Pratedja
      Ideologi sebagai suatu kompleks gagasan atau pemikiran yang beerorientasi pada tindakan yang diorganisir menjadi suatu sistem yang teratur.

C.C. Rodee
      Ideologi adalah kumpulan gagasan yang secara logis berkaitan dan mengidentifikasikan nilai-nilai yang memberi keabsahan bagi institusi politik dan pelakunya. Ideologi dapat di gunakan untuk membenarkan status quo atau membenarkan usaha untuk mengubahnya (dengan atau tanpa dengan kekerasan).

Gunawan Setiardjo
      Ideologi adalah kumpulan ide atau gagasan atau aqidah 'aqliyyah (akidah yang sampai melalui proses berpikir) yang melahirkan aturan-aturan dalam kehidupan.

Thomas H
      Ideologi adalah suatu cara untuk melindungi kekuasaan pemerintah agar dapat bertahan dan mengatur rakyatnya.

      Ideologi (Mabda’) adalah Al-Fikru al-asasi al-ladzi hubna Qablahu Fikrun Akhar, pemikiran mendasar yang sama sekali tidak dibangun (disandarkan) di atas pemikiran pemikiran yang lain.

Dr. Hafidh Shaleh
      Ideologi adalah sebuah pemikiran yang mempunyai ide berupa konsepsi rasional (aqidah aqliyah), yang meliputi akidah dan solusi atas seluruh problem kehidupan manusia. Pemikiran tersebut harus mempunyai metode, yang meliputi metode untuk mengaktualisasikan ide dan solusi tersebut, metode mempertahankannya, serta metode menyebarkannya ke seluruh dunia.

Taqiyuddin An - Nabhani
      Ideology  adalah suatu aqidah aqliyah yang melahirkan peraturan, yang dimaksud aqidah adalah pemikiran yang menyeluruh tentang alam semesta, manusia, dan hidup, serta tentang apa yang ada sebelum dan setelah kehidupan, di samping hubungannya dengan Zat yang ada sebelum dan sesudah alam kehidupan di dunia ini. Atau Mabda’ adalah suatu ide dasar yang menyeluruh mengenai alam semesta, manusia, dan hidup. Mencakup dua bagian yaitu, fikrah dan thariqah.

Karl Marx
      Mengartikan Ideologi sebagai pandangan hidup yang dikembangkan berdasarkan kepenti-ngan golongan atau kelas sosial tertentu dalam bidang politik atau sosial ekonomi.

Notonegoro
Mengemukakan bahwa Ideologi negara dalam arti cita-cita negara atau cita-cita yang menjadi dasar bagi suatu sistem kenegaraan untuk seluruh rakyat dan bangsa yang bersangkutan pada hakikatnya merupakan asas kerokhanian yang antara lain memiliki ciri:
1) Mempunyai derajat yang tertinggi sebagai nilai hidup kebangsaan dan kenegaraan;
2) Mewujudkan suatu asas kerokhanian, pandangan dunia, pedoman hidup, pegangan hidup yang dipelihara, dikembangkan, diamalkan, dilestarikan kepada generasi berikutnya, diperjuangkan dan dipertahankan dengan kesediaan berkorban.

Kamus Bahasa Indonesia ,319
Ideologi adalah kumpulan konsep bersistem yang dijadikan asas pendapat (kejadian) yang memberikan arah dan tujuan untuk kelangsungan hidup. Atau cara berfikir seseorang atau suatu gagasan.
            Destutt de Tray ( 1801-orang yang pertama mengemukakan ideologi )
Ideologi adalah ilmu yang tentang gagasan yang menunjukan jalan yang benar menuju masa depan.
            Moerdiono
Ideology adalah kompleks pengetahuan dan nilai, yang secara keseluruhan menjadi landasan bagi seorang ( masyarakat ) untuk memahami jagad raya dan bumi seisinya serta menentukan sikap dasar untuk mengelolanya.
            Alfian
Ideology , Alfian mendefinisikan ideologi sebagai akumulasi nilai-nilai yang dianggap baik dan benar tentang tujuan yang ingin dicapai masyarakat, sekaligus menjadi pedoman dan cita-cita pengatur perilaku masyarakat dalam berbagai kehidupan. Karenanya, ideologi berfungsi menjadi tujuan dan cita-cita bersama masyarakat, serta menjadi pedoman dan alat ukur perilaku dalam hubungannya dengan kebijakan negara serta sebagai pemersatu masyarakat karena menjadi prosedur penyelesaian konflik yang muncul dalam masyarakat tersebut. (Alfian, Idiologi, Idealisme dan Integrasi Nasional, Prisma,1976)..
            Destutt de Tray
Ideology adalah untuk menujuk suatu ilmu, yaitu analsisis ilmiah dari pikiran manusia.
            Napoleon
Ideology adalah kumpulan ide ( pendapat ) yang abstrak ( tidak realities).
            Karl Mark
Ideology adalah dalam arti khusus, yaitu ideology digolongkan bersama dengan agama, filsafat, dan moral.
            Laboratorium IKIP Malang
Ideology adalah seperangkat ide, nilai, dan cita-cita beserta pedoman dan metode melaksanakan atau mewujudkan.
Pengertian ideologi secara umum dapat dikatakan sebagai kumpulan gagasan, idea, keyakinan, kepercayaan, yang menyeluruh dan sistematis, yang menyangkut:
a.  Bidang Politik (termasuk Pertahanan dan Keamanan)
b. Bidang Sosial
c.  Bidang Kebudayaan
d.Bidang Keagamaan


BAB III
PEMBAHASAN
A.Profil Negara Jerman
Jerman adalah salah satu negara maju yang cukup populer di dunia. Jerman terkenal karena kehebatannya dalam mengembangkan industri-industri otomotifnya. Ya, ada banyak merk mobil tangguh keluaran Jerman yang diakui kecanggihannya di seluruh dunia.
Selain itu, negara Jerman ini juga sering menarik para wisatawan dari seluruh dunia. Panorama alam dan tata kota wilayah Jerman terkesan begitu khas dan apik. Apalagi, ada begitu banyak spot wisata sejarah Jerman yang begitu megah dan populer.
Ya, sebut saja Brandenburg Gate, Holstentor, Oktoberfest, Frauenkirche Church, RĂ¼gen Cliffs, Neuschwanstein, Heidelberg Old City, Cologne Cathedral, Lindau, dan juga Romantic Rhine. Semua tempat wisata ini begitu memukau dan mampu menarik perhatian seluruh wisatawan dunia.
Nah, buat kamu yang ingin mengenal profil negara Jerman lebih jauh lagi dan secara lebih lengkap, kamu bisa melihat sajian data berikut ini. Berikut ada profil negara Jerman lengkap untuk kamu jadikan referensi.
Letak dan luas wilayah Jerman
Wilayah Jerman terletak di wilayah pedalaman daratan benua Eropa. Sebagian besar wilayah Jerman berupa daratan. Hanya sebagian kecilnya saja yang merupakan pantai laut terbuka. Pantai dengan laut terbuka hanya terdapat di Laut Utara dan Pantai Laut Baltik





Luas wilayah Jerman adalah 357.050 km2, dengan sebagian besar wilayahnya terletak pada dataran raya Eropa dan kaki Pegunungan Alpen. Jika dibandingkan, luas wilayah Jerman hampir sama dengan luas pulau sumatera di Indonesia.
Secara astronomi negara Jerman terletak pada 47o LU – 55o LU dan 6o BT – 15o BT.
Batas wilayah negara Jerman
v  Sebelah utara berbatasan dengan Laut Merah dan Laut Baltik
v  Sebelah selatan berbatasan dengan swiss dan Autria
v  Sebelah barat berbatasan dengan Perancis, Luksemburg, Belgia, dan Belanda
v  Sebelah timur berbatasan dengan Polandia, Ceko, dan Slovakia
Bentang Alam Negara Jerman
Jika dilihat dari segi reliefnya, wilayah Jerman dapat dibedakan atas tiga bagian yakni : kawasan dataran rendah di bagian utaran, tanah tinggi tengah, dan kawasan pegunungan Alpen. Berikut keterangannya :
1. Dataran rendah di bagian utara
Kawasan dataran rendah yang terdapat di bagian utara Jerman merupakan daerah endapan lumpur dan pasir yang berasal dari aliran sungai Ems, sungai Weser, Sungai Elbe, dan sungai Hovel. Endapan ini bermuara ke laut utara dan perairan Laut Baltik.
Pantai laut utara dan Perairan Laut Baltik merupakan pantai yang dangkal dengan teluk – teluk kecil (forden) dan pulau – pulau kecil.
2. Tanah Tinggi Tengah
Kawasan Tanah  Tinggi Tengah merupakan kelompok bukit yang ditutupi oleh tanah loss. Tempat ini adalah bagian tertinggi di bagian barat adalah pegunungan Schwarzwald. Puncaknya terdapat pada Gunung Feldberg (1493 m).
Sementara puncak tertinggi di bagian timur adalah Pegunungan Harz dengan puncaknya Gunung Wurmberg (971 m). Kawasan ini dilalui oleh lembah Sungai Rhein, Sungai Elba, Sungai Weser, dan Sungai Wisla.
3. Kawasan Pegunungan Alpen
Kawasan pegunungan Alpen meliputi pegunungan Alpen Bavaria dengan puncaknya Gunung Zugspitze (2963 m) serta dataran tinggi Bayern. Kawasan ini merupakan bagian dari hulu Sungai Rhein dan Sungai Donau.
Iklim
Wilayah Jerman membujur dari utara ke selatan menuju puncak pegunungan alpen. Letak geografis Jerman ini menyebabkan adanya variasi tipe iklim yang dapat dibedakan menjadi dua bagian.


a.      Iklim sedang yang sejuk dan basah.
Tipe iklim ini meliputi daerah pantai atau dataran rendah. Pada bulan Januari, temperatur udara berkisar pada 2o C dan pada bulan Juli berkisar pada 18oC. iklim ini misalnya dialami oleh kota Koln.
Curah hujan yang cukup banyak terdapat di tanah tinggi tengah, yaitu 740mm/ tahun. Selain bervariasi, pada bagian barat wilayah Jerman juga menerima hujan lebih banyak.
Contohnya adalah pada pegunungan Harz dan Pegunungan Schwarzwald yang menerima curah hujan lebih dari 2000mm dalam setahun.
Temperatur yang dapat dikatakan lebih nyaman terdapat di Wurttenberg dan lembah Sungai Rhein. Pada musim panas suhu rata – rata di bulan Juli mencapai 20oC.
b.      Iklim sedang yang kering dan lebih dingin.
Tipe iklim ini meliputi daerah pedalaman di kaki pegunungan Alpen. Musim dingin pada bulan januari suhunya dapat mencapai -2o C dan pada bulan Juli sekitar 17oC, seperti di kota Munchen.
Curah hujan di bagian tenggara akan semakin kecil karena merupakan daerah bayangan hujan, yaitu hanya sekitar 610mm/ tahun.
Bentuk Negara
Setelah perang dunia II, negara Jerman terbagi menjadi dua yakni Jerman Barat dan Jerman Timur. Jerman Barat berbentuk republic federal, yaitu Bundes Republik Deutschland. Negara Jerbam Barat mempunyai 11 negara bagian dengan ibu kota di Bonn yang terletak di tepi sungai Rhein. Kepala negaranya adalah presiden federal (Bundesprasident). Bundestag adalah parlemen federal dan perdana menterinya disebut kanselir.
Jerman Timur (deutsche demokratische republik) adalah negara berhaluan komunis. Sejak jabatan presiden dihapuskan pada tahun 1960, kepala negaranya adalah ketua dewan negara. Roda pemerintahan dijalankan oleh dewan menteri di bawah pimpinan ketua, tetapi sebenarnya kekuasaan berada di tangan sekretaris jenderal dan komite sentral partai persatuan sosialis.
Meski sempat berpisah dan memiliki bentuk dan haluan negara yang bertentangan, namun akhirnya sejak tahun 1990 Jerman Barat dan Jerman Timur bersatu. Setelah bersatu kembali, negara Jerman meletakkan ibu kotanya di Berlin.

B.Sistem Kekuasaan/ Pemerintahan
Bentuk dan sistem pemerintahan jerman telah jauh berbeda dengan pada saat awal mula Negara tersebut berdiri. Walaupun belum berbentuk Negara namun Jerman sudah berdiri sebagai suatu kekaisaran pada abad ke 8 Karl Martel atau yang memiliki nama lain Charles Martel yang mendirikan kerajaan Frank. Puncak kejayaan kerajaan tersebut terjadi ketika masa dimana Karl Yang Agung atau lebih dikenal sebagai Charlemagne menyatukan Eropa dan memimpin kerajaan Franka yang berusia hampir 1000 tahun. Imperium tersebut mempengaruhi budaya feudal di seluruh erpa sehingga melahirkan gerakan Protestantisme pada abad ke 16. Pada akhir pemerintahannya, Charlemagne membagi wilayah kerajaannya menjadi tiga untuk tiga cucu laki-lakinya yang kemudian dikenal sebagai perjanjian Verdun.
Wilayah barat diberikan pada Karl atau Charles yang nantinya akan menjadi raja Perancis, wilayah tengah untuk Lothar, sedangkan wilayah timur diberikan pada Ludwig atau Louis. Kemudian pada tahun 1806 Imperium tersebut dibubarkan karena perang dengan Napoleon.
Bentuk pemerintahan modern dimulai pada tahun 1815 saat terbentuknya Konfederasi Jerman yang dimotori oleh kerajaan Prusia. Namun, pada tahun 1848 muncul revolusi sebagai pengaruh dari revolusi perancis yang menghasilkan parlemen pertama Jerman yang diberi nama Parlemen Frankfurt. Pada tahun 1871-1918 kekaisaran Jerman terbentuk. Pada saat itu, Jerman mengadopsi system parlementer yang menjadikan kanselir sebagai kepala pemerintahan. Pemerintahan tersebut berakhir setelah kekalahan pada Perang Dunia I.
 


Sejarah Sistem Pemerintahan / Kekuasaan
80 Tahun Lalu: Hitler Raih Kekuasaan
Pengangkatan Adolf Hitler menjadi kanselir tanggal 30 Januari 1933 oleh Presiden Jerman saat itu, Hindenburg mengawali kekuasaan kejam rejim nasionalsosialisme, yang lebih dikenal dengan nama Nazi.



Suasana mencekam terlihat pada tanggal 30 Januari 1933 di kawasan sekitar Gerbang Brandenburg di Berlin. Ini adalah sebuah lapangan dengan jalan lebar yang disiapkan untuk parade besar dengan Gerbang Brandenburg berdiri megah di tengah-tengah.
Pimpinan propaganda Nazi Joseph Goebbels sejak beberapa jam sebelumnya, mengumpulkan barisan milisi Sturmabteilung (SA). Ini adalah kelompok bersenjata yang merupakan pasukan pengaman partai NSDAP, partai yang dipimpin oleh Hitler dan sering disebut NS atau Nazi. Lebih 20 ribu anggota SA telah berkumpul menjelang sore hari di kawasan Gerbang Brandenburg.
Acara puncak disiapkan pada jam 7 malam. Obor mulai dinyalakan dan satuan-satuan SA melakukan pawai melewati Gerbang Brandenburg. Beberapa jam sebelumnya, Adolf Hitler secara resmi diangkat menjadi kanselir oleh Presiden Paul von Hindenburg.





C. Sistem Ekonomi





Jerman merupakan negara dengan perekonomian terbesar di Eropa. Negara ini memiliki PDB (Pendapatan Domestik Bruto) terbesar nomor 4 dunia, dan Pendapatan Nasional Bruto terbesar kelima di dunia (2008). Dan sistem ekonomi yang dianut Jerman hampir sama dengan Jepang, yakni kapitalisasi pasar dan industrialisasi.

Jerman sukses menjadi motor, inovator, dan pengglobal ekonomi semenjak era industrialisasi dan kapitalisme industri. Jerman merupakan negara eksportir terbesar ketiga dunia (2011), yakni sebesar 1.409 dolar Amerika Serikat.

Dari segi Sumber Daya Alam, Jerman tak banyak memiliki bahan mentah. Di negara tersebut, hanya lignit dan potas yang tersedia dalam jumlah yang banyak. Untuk pembangkit listrik, Jerman menggunakan lignit sebagai sumber bahan bakar. Untuk bahan bakar lainnya, seperti minyak bumi, gas alam, dan sumber daya alam lainnya, Jerman harus mengimpor dari negara lain.

Adapun sektor-sektor yang berkontribusi terhadap PDB Jerman antara lain:

- Sektor jasa (70%)
- Sektor industri (29,1%)
- Sektor pertanian (0,9%).

Untuk produk industri, Jerman lebih banyak memproduksi produk teknik seperti mobil, mesin, logam, dan bahan kimia. Jerman juga tercatat sebagai produsen turbin angin dan teknologi tenaga surya utama dunia.

Berdasarkan majalah Fortune Global 500, dari 500 perusahan terbesar dunia berdasarkan penghasilannya, 37 diantaranya bermarkas di Jerman.

Adapun 10 perusahaan terbesar di Jerman (tahun 2010), terdiri dari:

- Volkswagen
- Allianz
- E.ON
- Daimler
- Siemens
- Metro
- Deutsche Telekom
- Munich Re
- BASF
- BMW.

Kemudian daftar perusahaan-perusahaan Jerman yang terkenal di pasar global, seperti:

- Mercedes Benz
- BMW
- Adidas
- Audi
- Porsche
- Volkswagen
- Bayer
- BASF
- Bosch
- Siemens
- Lufthansa
- SAP
- Nivea
dan lain-lain.

Berikut ini beberapa fakta mengenai 'superioritas' perekonomian Jerman yang cukup disegani dunia, meliputi:

1. Sejak era industrialisasi dan kapitalisasi, Jerman telah menjadi motor dan penggerak ekonomi global.

2. Jerman adalah pendiri Uni Eropa, G8, G20, serta menjadi eksportir terbesar dunia di tahun 2003 hingga tahun 2008.

3. Di tahun 2011, Jerman menjadi eksportir terbesar kedua dunia dan importir terbesar ketiga dunia. Hasil perdagangannya pun menghasilkan surplus yang cukup besar, yakni sebesar $189,7 milyar.

4. Jerman adalah satu-satunya negara yang tidak tergabung dalam anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang termasuk ke dalam 5 negara eksportir senjata terbesar di dunia.

5. Jerman awalnya berada di belakang beberapa negara-negara pemimpin industri seperti Inggris, Perancis, dan Belgia. Namun, sejak tahun 1850 Jerman mulai berbenah, hingga di tahun 1900 Jerman sudah bisa menyamai Inggris dan Amerika Serikat.





SEJARAH PEREKONOMIAN JERMAN

Sebelum reunifikasi: Jerman Barat

Gebrakan pertama dimulai dari penggantian mata uang Reichsmark menjadi Deutsche Mark, kemudian diikuti dengan inflasi rendah yang bertahan cukup lama. Hal itu berbarengan dengan pertumbuhan industri yang sangat bagus, dipimpin oleh Kanselir Konrad Adenauer dan menteri ekonominya, Ludwig Erhard.

Sebelum reunifikasi: Jerman Timur

Perekonomian Jerman Timur tak kalah bagus dari Jerman Barat. Di tahun 1976, pertumbuhan PDB Jerman timur mencapai 5,9%. Di tahun yang sama, total ekspor Jerman Timur mencapai 30,7 miliar dolar AS -- yang 65%- nya merupakan hasil ekspor ke negara komunis lainnya. Sebagai tambahan, Jerman Timur memiliki tingkat pengangguran nol persen.

Setelah reunifikasi Jerman

Di tahun 2011, Jerman tercatat sebagai negara eksportir terbesar kedua dunia, dan importir terbesar ketiga dunia.

Sebelumnya, di era 2000-an perekonomian Jerman sempat mengalami stagnasi. Kala itu, pertumbuhan tahunan terburuk terjadi di tahun 2003, yakni sebesar 1,0%, selanjutnya di tahun 2002 dan 2005 masing-masing sebesar 1,4%.

Di era yang sama, tingkat pengangguran Jerman cukup tinggi, dan PDB Jerman mengalami penurunan pada kuartal kedua dan ketiga tahun 2008. Negara ini akhirnya mengalami yang namanya resesi ekonomi.

Di bawah kepemimpinan Angela Merkel, bulan Januari 2009 -- pemerintah Jerman menyetujui stimulus ekonomi sebesar 50 miliar euro (70 miliar dolar AS). Tujuan dari stimulus tersebut adalah untuk melindungi beberapa sektor dan mencegah naiknya angka pengangguran.

Berkat berbagai kebijakan positif Merkel, Jerman akhirnya berhasil keluar dari resesi ekonomi di akhir tahun 2009. Hal itu juga tak lepas dari meningkatnya ekspor ke negara-negara di luar Zona Eropa, sehingga meningkatkan nilai ekspor negara tersebut.

Tahun 2011, Jerman merupakan eksportir dan importir terbesar ketiga dunia. Di tahun yang sama, Jerman sukses mencatatkan sejarah dalam perekonomiannya. Negara ini sukses mengekspor dengan nilai lebih dari 1 triliun euro (1,3 triliun dolar AS), yang merupakan nilai terbesar sepanjang sejarah. Kemudian jumlah pekerja pun meningkat hingga 41,6 juta orang, yang merupakan jumlah tertinggi saat itu. Hingga tahun 2012, perekonomian Jerman merupakan yang paling kuat di antara negara-negara tetangganya.
 



D.Sistem Sosial Budaya
Kehidupan budaya di Jerman mempunyai banyak segi. Terdapat sekitar 300 teater tetap dan 130 orkes profesional antara Flensburg di utara dan Garmisch di se latan. 630 museum seni rupa dengan koleksi serbaneka yang bertaraf tinggi menurut ukuran internasional membentuk jaringan museum yang unik. Seni lukis muda juga sangat hidup di Jerman dan telah mendapat tempat di dunia internasional. Dengan sekitar 94.000 judul buku baru yang diterbitkan atau dicetak ulang tiap tahun, Jerman juga tergolong negara perbukuan yang besar. 350 judul surat kabar harian dan ribuan judul majalah membuktikan perkembangan dunia media yang baik. Sukses baru juga tercatat oleh produksi film – tidak hanya di bioskop Jerman, melainkan di berbagai negara di dunia.
 





Bahasa Jerman tergolong ke-15 bahasa Germanika, suatu rumpun dalam kelompok bahasa Indogermanika. Bahasa Jerman merupakan bahasa ibu yang paling banyak penuturnya dalam Uni Eropa (UE) dan termasuk kesepuluh bahasa yang paling banyak dipakai di dunia: Sekitar 120 juta orang memakainya sebagai bahasa ibu. Sesudah bahasa Inggris, bahasa Jerman menempati posisi kedua sebagai bahasa asing di Eropa. Dewasa ini terdapat kurang lebih 17 juta orang di segala penjuru dunia yang belajar bahasa Jerman di institusi atau di sekolah. Kementerian Luar Negeri mendukung pengajaran bahasa Jerman di mancanegara, yang diserahkan kepada organisasi perantara: Goethe-Institut menawarkan kursus bahasa Jerman di 127 kota di 80 negara. Atas tugas Deutscher Akademischer Austausch dienst (DAAD) ditempatkan 440 dosen pada perguruan tinggi di 102 negara. Badan pusat untuk perguruan di luar negeri (ZfA) mengurus 135 Sekolah Jerman dan sekitar 1.900 guru Jerman yang mengajar di mancanegara. Usaha untuk memantapkan kedudukan bahasa Jerman sebagai bahasa asing di luar negeri dilancarkan oleh Kementerian Luar Negeri melalui proyek “Sekolah: Mitra Masa Depan” (PASCH). Tujuannya menciptakan jaringan yang terdiri dari 1.500 sekolah mitra.
Negara pujangga dan pemikir. Goethe orang Jerman, begitu pula Bach dan Beethoven. Walau begitu tidak tampak adanya kompetensi kultural pada Jerman sebagai nasion berbudaya. Kebudayaan adalah urusan negara bagian, begitulah ketetapan dalam konstitusi. Mengapa urusan kebudayaan di Jerman merupakan hal yang tidak dapat atau tidak perlu ditangani oleh seluruh bangsa? Sejak era Kaisar Wilhelm pada akhir abad ke-19, kebudayaan Jerman sebagai ungkapan nasion Jerman sudah dicurigai sebagai keangkuhan.

SASTRA

Jerman negara buku: Dengan hampir 95.000 judul buku baru dan cetakan ulang per tahun, Jerman termasuk negara besar penghasil buku di dunia. Pekan Raya Buku Internasional Frankfurt yang diselenggarakan setiap bulan Oktober tetap menjadi ajang pertemuan terbesar bagi penerbit internasional. Di samping itu Pekan Raya Buku lebih kecil yang dilaksanakan pada musim semi di Leipzig telah menjadi tenar sebagai pesta pembaca. Sejak reunifikasi Berlin menempatkan diri sebagai pusat sastra dan kota penerbit internasional (antara lain Suhrkamp-Verlag, Aufbau Verlag) yang menghasilkan sastra metropolitan yang memikat, yaitu sastra yang tidak ada lagi di Jerman sejak berakhirnya Republik Weimar. Tak ada orang yang dapat memastikan bahwa buku-buku yang dibeli memang dibaca juga. Akan tetapi kegemaran membaca memang tidak berkurang, di zaman internet sekalipun. Publik berjubel untuk menghadiri festival seperti LitCologne di Köln, Poetenfest di Erlangen dan sejumlah festival lain. Biar begitu hanya sejumlah kecil pengarang yang karyanya mencapai tiras jutaan eksemplar di pasaran buku Jerman. Pada dasawarsa pertama abad ke-21, nama pengarang yang meraih sukses di dunia internasional menempati urutan pertama di daftar “bestseller”.
 Termasuk di antaranya Joanne K. Rowling, Dan Brown, Ken Follet dan Cornelia Funke, penulis buku anak-anak Jerman. Hanya satu dua di antara buku yang teksnya bernilai sastra berhasil menempati peringkat utama. Termasuk di antaranya, di samping buku laris karya Daniel Kehlmann “Die Vermessung der Welt” (Pengukuran Bumi - 2006), roman karangan Charlotte Roche “Feuchtgebiete” (Daerah Lembap - 2008) yang menimbulkan diskusi mengenai seksualitas dan citra peran perempuan. Terungkap oleh diskusi yang ramai itu, bahwa sastra tetap dapat membahas tema yang relevan bagi masyarakat umum, walaupun sifat temanya pribadi dan kurang berbau politik.
 
TEATER

Di mancanegara dunia teater Jerman tidak jarang dicap sebagai ribut dan dilanda narsisme. Akan tetapi di belakangnya terdapat sistem yang sering dikagumi. Kota madya pun memiliki gedung pertunjukan untuk ketiga jenis seni panggung (sandiwara, opera, balet) yang menarik dari segi artistik. Sebagian besar di antaranya tergolong tipe teater repertoar, berarti daftar pertunjukannya mencakup beberapa karya pentas yang biasanya dibawakan oleh ansambel tetap. Secara keseluruhan terbentuk semacam panorama teater, sebuah jaringan rapat yang terdiri dari teater milik negara bagian dan kota, teater keliling dan teater swasta. Sumbangan masyarakat Jerman bagi teater cukup besar: bentuknya gagasan, perhatian dan subsidi. Banyak orang menganggap panggung-panggung sebagai hal mewah, mengi ngat pendapatan teater dari karcis masuk pada umumnya hanya mencapai sepuluh atau lima belas persen dari pengeluarannya. Akan tetapi sistem subsidi telah melewati titik kulminasi dalam perkembangannya dan sedang berada dalam tahap yang sulit, karena seni suka diukur dengan prasyarat materinya.
Peter Stein, tokoh unik dalam teater Jerman, adalah “sutradara kelas dunia” yang berbeda dari pengarah pementasan lain dengan menciptakan karya yang dapat dikenali melalui kontinuitas pengulangan motif, tema dan pengarang. Gaya pe­nyutradaraannya mengutamakan teks. Antara angkatan seniman yang berteater sekarang dan tokoh seperti Peter Stein, Claus Peymann, direktur artistik Berliner Ensemble, atau Peter Zadek († 2009) terbentang jarak yang jauh. Perbendaharaan kata yang dipakai generasi mereka itu tidak cocok lagi untuk teater kontemporer. Pengertian seperti mencerahkan, mengajari, menelanjangi atau bercampur tangan berkesan usang. Penonton pun tak dapat dikagetkan lagi, provokasi di atas panggung biasanya berlalu tanpa sahutan dan sering tidak lebih daripada serangan terhadap klise usang yang dilancarkan dengan rutinitas. Teater angkatan muda tidak lagi mau menjadi “avant-garde”, melainkan mencari bentuk ekspresi tersendiri. Berkenaan dengan tren ini jumlah pertunjukan perdana karya dramawan kontemporer meningkat secara tajam sesudah pergantian abad. Terlepas dari mutunya yang sangat bervariasi, pementasan tersebut menunjukkan seluruh kebinekaan bentuk seni pertunjukan; drama tradisional bercampur dengan pantomim, tari, proyeksi cuplikan film dan musik menjadi paduan yang selalu baru. Tidak mengherankan kalau pementasan yang gayanya sering terbuka dan bersifat improvisasi itu umumnya disebut “instalasi dramatis” atau “adaptasi untuk panggung”.


MUSIK
Nama baik Jerman sebagai negara musik yang penting tetap terkait dengan nama penggubah seperti Bach, Beethoven, Brahms, Händel dan Richard Strauss. Mahasiswa datang dari seluruh dunia untuk belajar di perguruan tinggi musik, pencinta musik mengunjungi festival-festival – dari Festival Wagner di Bayreuth sampai Donaueschinger Musik tage untuk musik kontemporer. Di Jerman terdapat  80 teater musik yang dibiayai oleh dana publik, yang terkemuka di antaranya gedung opera di Hamburg, Berlin, Dresden dan MĂ¼nchen serta di Frankfurt am Main, Stuttgart dan Leipzig. Orkes Fil harmoni Berlin pimpinan dirigen Inggris terkenal Sir Simon Rattle dianggap sebagai yang terbaik di antara sekitar 130 orkes di Jerman. Kelompok “Ensemble Modern” di Frankfurt memajukan produksi musik kontemporer dengan mementaskan sekitar 70 karya baru per tahun, di antaranya 20 pagelaran perdana. Di samping dirigen yang dikenal di dunia internasional seperti Kurt Masur atau Christoph Eschenbach ada pemimpin orkes yang menonjol di generasi lebih muda, yaitu Ingo Metzmacher dan Christian Thielemann. Penyanyi dan pemain instrumen yang tergolong paling baik di dunia adalah Waltraud Meier, soprano, Thomas Quasthoff, bariton, dan pemain klarinet Sabine Meyer. Pemain biola Anne-Sophie Mutter tampil di muka publik yang sangat besar dan yang tidak selalu menikmati musik klasik saja. Violinis inilah yang menjadi bintang Jerman di dunia musik.
Sejak pertengahan abad ke-20, perkembangan musik kontemporer di dunia ikut ditentukan oleh pelopor-pelopor musik elektronis seperti Karlheinz Stockhausen († 2007) dan antipodenya yang mempertahankan tradisi, komponis opera Hans Werner Henze. Dewasa ini musik kontemporer memadukan beberapa gaya: Heiner Goebbels menghubungkan musik dengan teater.
 

PERFILMAN

Menjelang pergantian milenium muncul karya ceria yang membangkitkan dunia perfilman Jerman: “Lola rennt” (Lola Berlari, 1998) karya Tom Tykwer. Film komedi eksperimental mengenai Lola, si gadis berambut merah, mengenai nasib, cinta dan hal- hal kebetulan mencerminkan perasaan hidup di akhir tahun sembilan puluhan. Perjuangan Lola yang nekad berlari melin tasi Berlin dengan melawan waktu diartikan di seluruh dunia sebagai kiasan ketergesaan zaman kita. Dengan “Lola rennt”, sutradara Tom Tykwer mendobrak pintu ke dunia perfilman internasional. Fase kemajuan untuk film Jerman dimulai. Untuk pertama kali sejak era apa yang disebut “film pencipta” dan masa berkaryanya tokoh Rainer Werner Fassbinder († 1982), pengamat di luar negeri kembali memperhatikan film Jerman yang meraih sukses internasional. Pada tahun 2002, Caroline Link menerima Hadiah Oscar untuk “Nirgendwo in Afrika”, trofi yang sama diraih 2007 oleh Florian Henckel von Donnersmarck untuk film perdananya “Das Leben der Anderen”. Festival Film Cannes pada tahun yang sama memberikan hadiah untuk skenario terbaik serta hadiah istimewa kepada Fatih Akin untuk film “Auf der anderen Seite”.
Pada awal milenium baru, sineas Jerman meraih sukses yang tak tersangka dengan film jenis komedi – seperti “Die fetten Jahre sind vorbei” (2004) karya Hans Weingartner. Sebaliknya, perhatian menjelang akhir dasawarsa pertama difokuskan pada film yang berbobot. Namun tema-tema tidak berubah. Film jenis tragikomedi “Good Bye, Lenin!” (2003) diputar dengan sukses di 70 negara lebih, sebab diperlihatkannya juga kegagalan sosialisme. Film karya Donnersmarck “Das Leben der Anderen” (2007) bertemakan kehidupan warga Jerman Timur di bekas RDJ di bawah pengawasan dinas rahasia Stasi.



E. Sistem Religi



Kondisi Keagamaan di Jerman
Gambar 1. Peta Agihan Religi Jerman
Berdasarkan peta tersebut, diketahui bahwa terdapat kelompok-kelompok keagamaan yang berbeda-beda di seluruh wilayah Jerman. Secara umum, agamayang mendominasi di negara ini adalah agama Katolik. Jumlah penganut agamaKatolik terbesar terdapat di Saarl dengan persentase 64,5 % dari jumlah penduduk
Konstitusi Jerman menjamin kebebasan beragama bagi seluruh warganya. Sejak Reformasi, yang dimulai pada tahun 1517, Jerman telah terbagi antara pemeluk Protestan di utara dan pemeluk Katolik Roma di selatan dan barat. Lebih dari sepertiga orang Jerman beragama Protestan. Sebagian besar adalah anggota Gereja Injili. Sepertiga adalah pemeluk Katolik Roma. Sekitar 25 persen, atau lebih dari 20 juta orang Jerman, tidak menganut agama tertentu. Hal ini sebagian adalah warisan dari bekas pemerintah Jerman Timur yang mengekang praktik keagamaan. Muslim Jerman adalah kelompok yang lebih kecil namun bertumbuh, berjumlah sekitar 4,3 juta, yang mewakili 5,4 persen dari total populasi Jerman. Kebanyakan Muslim Jerman berasal dari Turki.
Sekitar 500.000 orang Yahudi tinggal di Jerman sebelum Perang Dunia II. Tapi kebanyakan dari mereka melarikan diri dari Jerman atau dibunuh di kamp konsentrasi selama masa perang. Populasi Yahudi sekarang hanya sekitar 108.000 orang di Jerman.
Jerman tidak memiliki gereja negara. Tapi kelompok Kristen dan Yahudi menerima bantuan keuangan dari pemerintah melalui “pajak gereja.” Organisasi Muslim sedang memperjuangkan status resmi, yang akan memungkinkan mereka untuk menerima dana pemerintah juga. Warga dapat menolak membayar pajak gereja dengan menunjukkan pada tagihan pajak  bahwa mereka tidak termasuk dalam organisasi keagamaan tertentu.

BAB IV
KESIMPULAN

    Negara Jerman merupakan negara yang cukup berpengaruh bagi peradaban dunia. Dimana negara tersebut memiliki sejarah yang teramat panjang. Terpisah menjadi dua negara pasca Perang Dunia ke II dimanaJerman Barat atau Republik Federasi Jerman (Bundes Republic Deutchland) dengan ibukotanya Bonn di bawah kekuasaan Amerika Serikat, Inggris, dan Perancis, sedangkan Jerman Timur atau Republik Demokrasi Jerman (Deutche Demokratische Republik) dengan ibukota Berlin di bawah kekuasaan Uni Soviet, Hingga sekarang terbentuk menjadi Republik Federasi Jerman sungguh perjaungan yang begitu panjang berkat semanagt nasionalisme rakyat Jerman akhirnya mereka mampu menyatukan negaranya dan unggul diberbagai bidang khususnya ekonomi dan bidang-bidang lainnya seperti politik, sosial dan budaya. Merupakan suatu nilai-nilai positif yang membanggakan dan patut menjadi teladan bagi negara kita agar dalam menuju kesuksesan layaknya negara Jerman.




DAFTAR PUSTAKA



 










http://www.tatsachen-ueber-deutschland.de/id/inhaltsseiten-home/angka-dan-fakta/penduduk.html?type=1


 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas Softskill 3 - Tutorial Pembuatan Animasi

Pengantar Teknologi Sistem Cerdas