Google Duplex Kecerdasan Buatan Google Yang Lebih Mutakhir Dibandingkan Dengan Google Assistant



Sudah kita ketahui, bahwa teknologi sangat maju dan mutakhir beberapa waktu belakangan ini, dalam bidang sains dan rumpun ilmu lainnya pun tak luput dari hadir nya perkembangan teknologi. Pada awalnya teknologi berkembang untuk memudahkan pekerjaan manusia, dengan cara berinteraksi dengan manusia melalui perintah – perintah yang kita instruksikan, dan komputer akan menjalankan perintah tersebut. Komputer menjalankan suatu perintah yang diberikan oleh pengguna juga harus menggunakan program yang dituliskan dan ditanamkan kedalam komputer terlebih dahulu oleh programmer atau penulis program. Lalu apa yang akan terjadi bila pengguna ingin melakukan pekerjaan yang, solusi dan instruksi perintahnya belum dimasukan oleh seorang programmer? Tentu sebuah komputer tidak akan bisa menjalankan perintah tertentu dan akhirnya tidak bisa membantu pekerjaan manusia.



Kecerdasan Buatan ( Artificial Intelegent )
                           Kecerdasan buatan merupakan sebuah Kecerdasan Artifisial yang meniru dan memimik tingkah laku otak manusia dalam berfikir, memecahkan masalah dan memberikan solusi yang terbaik kepada pengguna, kecerasan buatan adalah salah satu pengembangan Sistem Pakar atau Expert System yang populer diawal tahun 1950 an, bedanya kecerdasan buatan dan sistem pakar adalah, bahwa sistem pakar masih wajib membutuhkan programmer untuk memasukan perintah - perintah atau ilmunya untuk menetapkan solusi terbaik, sedangkan kecerdasan buatan adalah sebuah kecerdasan yang dihasilkan sendiri oleh mesin itu sendiri, yang berarti mesin akan belajar trial dan error hingga menemukan cara terbaik untuk memecahkan suatu masalah.

Asisten Digital ( Digital Assistant )
                           Asisten digital adalah sebuah perangkat lunak yang betugas layaknya serketaris atau pembantu dalam membantu manusianya secara personal. Arti personal disini adalah, pengguna akan merasa memiliki pembantu yang memudahkan hidupnya secara pribadi, asisten digital yang saat ini ada seperti Siri, Cortana, Alexa, dan Google Assistant meupakan sebuah sistem pakar yang diprogram oleh manusia untuk membantu pekerjaan manusia, seperti menelpon seseorang yang ada di kontak kita, melakukan pencarian diinternet, mengatur jadwal pertemuan, melihat perkiraan cuaca, dan mengatur rute perjalan menggunakan maps. Hal ini sangat membantu pekerjaan manusia, namun belum sepenuhnya memiliki kecerdasan artifial yang menyerupai manusia.

Asisten Digital + Kecerdasan Buatan
                           Lalu apa jadinya bila sebuah kecerdasan buatan dijadikan menjadi sebuah digital asisten?, hal ini akan  membuka lebih banyak kesempatan hal – hal menarik yang bisa membantu manusia dalam melakukan pekerjaan atau hidupnya dalam keseharian. Google Duplex misalnya, kecerdasan mereka yang paling baru ini jauh lebih mutakhir dan canggih dibandingkan Google Assistant, bila Google Assistant hanya bisa menerima perintah secara default saja, Google Duplex bisa melakukan hal yang banyak dan jauh lebih kompleks, misalkan google duplex bisa memimik cara manusia berbicara dalam telfon dan berinteraksi dengan manusia yang lainnya, dalam contoh ini, google duplex diberikan kasus untuk melakukan reservasi di salon kecantikan penggunanya, pada saat melakukan reservasi google duplex mendapatkan tantangan. Karena apa yang ditugaskan oleh pengguna tidak sesuai dengan yang diterimanya, google duplex pun dapat memecahkan masalah kompleks tersebut secara real time dan menggunakan jeda mimik manusia untuk berfikir akan solusinya.


Kesimpulan
                           Kecerdasan buatan Google Duplex yang diperuntukan menjadi Asisten Digital sangatlah baik, google duplex dapat membantu orang banyak dalam melakukan kegiatannya hanya pada genggaman tangan, namun harus diperhatikan juga asas norma dan kesopanan yang harus ditinjau. Apakah sopan bila orang yang kita terima telfonnya ternyata bukan orang sebenarnya melainkan sebuah kecerdasan buatan?, perlu ada batasan dan solusi mengenai hal tersebut agar kecerdasan buatan ini tetap dapat berkembang tanpa harus terbentur dengan asas asas kemanusiaan yang ada.

Referensi :

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas Softskill 3 - Tutorial Pembuatan Animasi

Pengantar Teknologi Sistem Cerdas