INDIVIDU, KELUARGA, DAN MASYARAKAT

BAB 1
PENDAHULUAN

Dewasa ini, kita sering dihhinggapi dengan masalah – masalah kecil hingga besar. Tak terkadang masalah tersebut membuat seorang individu menjadi tertekan dan hilang pendirian. Disaaat kondisi seperti itulah, sosok hubungan antara keluarga dan Individu menjadi sangat penting dan berharga, namun saat ini banyak sekali individu yang tak mengerti arti dan peran keluarga dalam menghadapi permasalahan. Sehingga kurangnya ikatan dan interaksi individu terhadap keluarga, maupun sebaliknya. Dengan disusunnya tulisan ini, diharapkan dapat membantu mengeratkan ikatan dan interaksi antara individu dan keluarga, hingga terjadinya keharmonisan, tenggang rasa, dan rasa saling monolong antar satu dengan yang lainnya.

BAB 2
INTISARI PEMBAHASAN
Dengan penulisan ini diharapkan mahasiswa dapat memahami dan menghayati berbagai kenyataan yang diwujudkan oleh Interaksi Individu dan Keluarga, dengan beberapa butir materi lainnya yaitu :

-           Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian individu
-           Mahasiswa dapat menjelaskan penngertian pertumbuhan
-           Mahasiswa dapat menyebutkan faktor yang pengaruhi pertumbuhan
-           Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian fungsi keluarga
-           Mahasiswa dapat menyebutkan macam-macam fungsi keluarga
-           Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian keluarga
-           Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian masyarakat
-           Mahasiswa dapt menyebutkan 2 golongan masyarakat
-           Mahasiswa dapat membedakan kelompok non industri, masyarakat industri
-           Mahasiswa dapat menjelaskan makna Individu
-           Mahasiswa dapat menjelaskan  makna keluarga
-           Mahasiswa dapat menjelaskan makna masyarakat
-           Mahasiswa dapat menjelaskan hubungan individu, dan keluarga
-           Mahsiswa dapat menjelaskan pengertian urbanisasi
-           Mahasiswa dapat menjelaskan proses terjadinya urbanisasi

BAB 3
PEMBAHASAN
Individu
Merupakan suatu sebutan yang dapat dipakai untuk menyatakan suatu kesatuanyang paling kecil dan terbatas. Individu bukan berarti manusia sebagai suatu keseluruhan yang tak dapat dibagi, melainkan sebagai kesatuan yang terbatas, yaitu sebagai manusia perseorangan. Dari uraian singkat diatas dapatlah disimpulkan, bahwa individu adalah seorang manusia yang tidak hanya memiliki peranan khas di dalam lingkungan sosialnya.

PENGERTIAN PERTUMBUHAN
Walaupun terdapat perbedaan pendapat diantara para ahli, namun diakui bahwa pertumbuhan itu adalah suatu perubahan menuju ke arah yang lebih maju dan dewasa/ atau disebut juga dengan istilah proses. Selain itu kita mengenal konsepsi aliran sosiologi dimana ahli dari pengikut aliran ini menganggap bahwa pertumbuhan itu adalah proses sosialisasi, yaitu proses perubahan sifat mula-mula yang asosial atau juga sosial kemudian tahap demi tahap disosialisasikan.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN
Pada garis besarnya terdapat tiga golongan, yaitu
            a. Pendirian Navistik
Menurut para ahli golongan ini berpendapat, bahwa pertumbuhan individu itu semata-mata ditentukan oleh faktor-faktor yang dibawa sejak lahir. Para ahli ini menunjukan berbagai kesempatan atau kemiripan antara orang tua dengan anaknya.
            b. Pendirian Empiris dan Environmentalistik
Pendirian ini berlawana dengan navistik. Para ahli berpendapat, bahwa pertumbuhan individu semata-mata tergantung pada lingkungan sedang dasar tidak berperan sama sekali. Menurut faham ini di dalam pertumbuhan individu baik dasar maupun lingkungan kedua-duanya memgang peranan penting.
            c. Pendirian Konvergensi dan Interaksionisme
Kebanyakn para ahli mengikuti pendirian konvergensi dengan modifikasi seperlunya. Suatu modifikasi yang terkenal yang sering dianggap sebagai perkembangan lebih jauh konsepsi konvergensi ialah konsepsi interaksionisme yang berpandangan dinamis yang menyatakan bahwa interaksi antara dasar dan lingkungan dapat menentukan pertumbuhan individu.

Keluarga
Keluarga adalah unit/satuan masyarakat yang terkecil yang sekaligus merupakan suatu kelompok kecil dalam masyarakat. Kelompok ini, dalam hubungannya dengan perkembangan individu sering dikenal dengan sebutan prymari group.

Fungsi keluarga adalah suatu pekerjaan-pekerjaan atau tugas-tugas yang harus dilaksanakan di dalam atau oleh keluarga itu. Pekerjaan-pekerjaan yang harus dilaksanakan oleh keluarga itu dapat digolongkan/dirincikan kedalam beberapa fungsi, yaitu :
            a. Fungsi biologis
            b. Fungsi Pemeleiharaan
            c. Fungsi Ekonomi
            d. Fungsi keagamaan
            e. Fungsi Sosial.

Individu, Masyarakat, dan Keluarga

PENGERTIAN INDIVIDU
Kata individu merupakan sebutan yang dapat untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas.

PENGERTIAN KELUARGA
Keluarga adalah lingkungan terdapat beberapa orang yang masih memiliki hubungan darah. Keluarga sebagai kelompok sosial terdiri dari sejumlah individu, memiliki hubungan antar individu.

PENGERTIAN  MASYARAKAT
Masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang telah memiliki tatanan kehidupan, norma-norma, adat istiadat yang sama-sama ditaati dalam lingkungannya.
            a. Masyarakat sederhana
Dalam lingkungan masyarakat sederhana(primitif) pola pembagian kerja cenderung dibedakan menurut jenis kelamin. Pembagian kerja dalam bentuk lain tidak terungkap dengan jelas, sejalan dengan pola kehidupan dan pola perekonomian masyarakat primitif atau belum sedemikian rupa seperti pada masyarakat maju.
            b. Masyarakat maju.
Memiliki aneka ragam kelompok sosial, atau lebih akrab dengan sebutan kelompok organisasi kemasyarakatan yang tumbuh dan berkembang berdasarkan kebutuhan serta tujuan tertentu yang akan dicapai.

            1. Masyarakat Non Industri
Secara garis besar, kelompok nasional atau organisasi kemasyarakatan non industri dapat digolongkan menjadi dua golongan, yaitu kelompok primer (prymari group) dan kelompok sekunder (secondary group)

            2. Masyarakat Industri
Ketika berkembang pesatnya industri di eropa pada abad ke-15. Hal tersebut melahirkan bentuk pembagian kerja antara majikan dan buruh. Semula pembagian kerja antara majikan dan buruh atau mereka yang magang bekerja berjalan serasi, namun laju pertumbuhan industri membawa konsekuensi memisahkan pekerja dengan majikan lebih nyata.

Hubungan Antara Individu, Masyarakat, dan Keluarga
A. MAKNA INDIVIDU
Manusia adalah mahluk individu. Mahluk individu berarti mahluk yang tidak dapat dibagi-bagi, tidak dapat dipisah-pisahkan antara jiwa dan raganya.

B. MAKNA KELUARGA
Keluarga adalah merupakan kelompok primer yang paling penting di dalam masyarakat. Keluarga merupaka sebuah grup yang terbentuk dari hubungan laki-laki dan wanita, perhubungan mana sedikit banyak berlangsung lama untuk menciptakan dan membesarkan anak-anak.

C. MAKNA MASYARAKAT
Dalam arti yang luas masyarakat dimaksud keseluruhan hubungan-hubungan dalam hidup bersama tidak dibatasi oleh lingkungan, bangsa dan sebagainya, atau dengan kata lain : kebulatan dari semua perhubungan dalam hidup bermasyarakat. Dalam arti sempit masyarakat dimaksud sekelompok manusia yang dibatasi aspek-aspek tertentu, misalnya teritorial, bangsa, golongan, dan sebagainya.


Urbanisasi, dan Urbanisme

Proses urbanisasi boleh dikatakan terjadi di seluruh dunia, baik pada negara-negara yang sudah maju maupun yang secara relatif belum memiliki industri. Proses urbanisasi dapat terjadi dengan lambat maupun cepat, hal ini tergantung daripada keadaan msyarakat yang bersangkutan. Sehubungan dengan proses tersebut, maka ada beberapa sebab yang mengakibatkan suatu daerah tempat tinggal mempunyai penduduk yang baik. Artinya adalah, sebab suatu daerah memiliki daya tarik sedemikian rupa. Adapun sebab-sebabnya adalah sebagai berikut :

1. Daerah termasuk menjadi pusat ibukota atau pusat pemerintahan
2. Tempat tersebut letaknya sangat strategis sekali untuk usaha-usaha perdagangan/perniagaan.
3. Timbulnya industri di daerah itu, yang memproduksikan barang-barang maupun jasa-jasa.

BAB 4
KESIMPULAN
Dengan penulisan ini, saya harap mahasiswa dapat mampu mempelajari dan mengamalkan informasi dan ilmu dari tulisan ini secara baik di dalam berhubungan antara individu dan keluarga serta masyrakat. Tulisan ini memang jauh dari kata sempurna namun saya harap, dapat bermanfaat bagi kita semua.


Daftar Pustaka

  • Harwantiyoko & Katuuk, F. Neljte. 1997. MKDU Ilmu Sosial Dasar. Universitas Gunadarma Jakarta.
  • https://faisaladamsyah.wordpress.com/2013/10/28/individu-keluarga-dan-masyarakat
  • https://yellowreddk.wordpress.com/2014/10/11/ilmu-sosial-dasar-individu-keluarga-dan-masyarakat
  • http://syaifulhasby.blogspot.co.id/2015/10/ilmu-sosial-dasar-individu-keluarga-dan.html
  • http://www.rangkumanmakalah.com/individu-keluarga-dan-masyarakat/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas Softskill 3 - Tutorial Pembuatan Animasi

Pengantar Teknologi Sistem Cerdas